Suroboyoan
- detikSurabaya www.raja-pr... rajaproperti
- Tambah Sepi... cak_roy
- Curhat... cow
- selamat pagi... bukan_janda
- selamat siang... henry9099
- selamat malam............ henry9099
Berita Lain
-
Senin, 23/11/2009 14:18 WIB
Seorang Bayi di Probolinggo Lahir dengan Usus Terburai -
Senin, 23/11/2009 11:37 WIB
Praktek Aborsi Berhasil Ditekan Dinkes Sumenep -
Senin, 23/11/2009 10:23 WIB
Praktek Aborsi di Madura Dipatok Hingga Rp 25 Ribu -
Senin, 23/11/2009 10:01 WIB
Longsor di Tulungagung
Takut Jadi Korban Susulan, Puluhan Warga Pilih Mengungsi -
Senin, 23/11/2009 09:22 WIB
Marak Praktek Aborsi di Desa-desa Madura
Indeks Berita
Senin, 12/01/2009 14:43 WIB
Diduga Pelakunya Kiai
Dua Santriwati Korban Pencabulan Lapor Polisi
Samsul Hadi - detikSurabaya
Blitar -
Dua dari 16 santriwati pondok pesantren dan panti asuhan yatim piatu RJ, Desa Gading, Kecamatan Selupuro, Blitar akhirnya melaporkan SH, kiai sekaligus pengasuhnya yang diduga melakukan pencabulan.
Dua santriwati, IS (16), warga Desa Sumberagung, Kecamatan Panggungrejo, Blitar dan AM (16) itu melapor ke Polres Blitar didampingi sejumlah warga sekitar Ponpes RJ, Minggu (11/1/2009) malam sekitar pukul 22.00 WIB.
Dalam laporannya, keduanya menyebut sebagai korban pencabulan pertengahan tahun 2007 dan 2008 lalu. Menyikapi laporan itu, polisi mengaku akan segera melakukan penanganan lebih lanjut.
"Tentunya setiap laporan masyarakat akan kami tindaklanjuti. Terlebih kemarin Bapak Kapolres sudah menyampaikan, kasus ini akan menjadi prioritas penanganan karena menjadi perhatian masyarakat secara luas," kata Kasat Reskrim Polres Blitar, AKP Ary Fadli kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (12/1/2009).
Untuk mengungkap kebenaran, polisi akan melakukan visum. Langkah itu untuk memastikan jika kedua pelapor memang benar menjadi korban atas dugaan pencabulan.
"Hasil visum tentunya juga bisa menjadi alat bukti. Jika nanti memang dari langkah itu keduanya positif menjadi korban, langkah selanjutnya dengan memeriksa sejumlah saksi akan kami lakukan," tegas Ari.
Seperti diberitakan sebelumnya, 16 santriwati di Ponpes RJ diduga menjadi korban pencabulan yang dilakukan SH, kiai yang mengasuh ponsok tersebut. Pencabulan dilaporkan mulai terjadi sejak berdirinya pondok tahun 1997 silam.
Ke-16 korban tidak berani membendung aksi bejat kiainya karena merasa ewuh pakewuh. Selain itu, dalam melakukan pencabulan, SH mengiming-imingi santriwatinya dengan jenjang pendidikan lebih tinggi. (fat/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Diduga Pelakunya Kiai
Dua Santriwati Korban Pencabulan Lapor Polisi
Samsul Hadi - detikSurabaya
Dua santriwati, IS (16), warga Desa Sumberagung, Kecamatan Panggungrejo, Blitar dan AM (16) itu melapor ke Polres Blitar didampingi sejumlah warga sekitar Ponpes RJ, Minggu (11/1/2009) malam sekitar pukul 22.00 WIB.
Dalam laporannya, keduanya menyebut sebagai korban pencabulan pertengahan tahun 2007 dan 2008 lalu. Menyikapi laporan itu, polisi mengaku akan segera melakukan penanganan lebih lanjut.
"Tentunya setiap laporan masyarakat akan kami tindaklanjuti. Terlebih kemarin Bapak Kapolres sudah menyampaikan, kasus ini akan menjadi prioritas penanganan karena menjadi perhatian masyarakat secara luas," kata Kasat Reskrim Polres Blitar, AKP Ary Fadli kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (12/1/2009).
Untuk mengungkap kebenaran, polisi akan melakukan visum. Langkah itu untuk memastikan jika kedua pelapor memang benar menjadi korban atas dugaan pencabulan.
"Hasil visum tentunya juga bisa menjadi alat bukti. Jika nanti memang dari langkah itu keduanya positif menjadi korban, langkah selanjutnya dengan memeriksa sejumlah saksi akan kami lakukan," tegas Ari.
Seperti diberitakan sebelumnya, 16 santriwati di Ponpes RJ diduga menjadi korban pencabulan yang dilakukan SH, kiai yang mengasuh ponsok tersebut. Pencabulan dilaporkan mulai terjadi sejak berdirinya pondok tahun 1997 silam.
Ke-16 korban tidak berani membendung aksi bejat kiainya karena merasa ewuh pakewuh. Selain itu, dalam melakukan pencabulan, SH mengiming-imingi santriwatinya dengan jenjang pendidikan lebih tinggi. (fat/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Seorang Santri Tewas Dibacok Orang Tak Dikenal
- 16 Santriwati di Ponpes Blitar Diduga Dicabuli Kiai
- Bocah Idiot Jadi Korban Nafsu Setan Dua Pria
- Takut Rahasia Terbongkar
Mahasiswi Keperawatan Rela Disetubuhi Ayah Tiri Sang Pacar
Iklan Mini
Pakaian Sholat:JUAL MUKENA/RUKUH(PAKAIAN SHOLAT PEREMPUAN)DENGAN MOTIF YANG TERBARU BAHAN YANG BERKUALITAS TINGGI,NYAMAN DIPAKAI,SANGAT COCOK UNTUK OLEH-OLEH HAJI,HARGA GROSIR.HUBUNGI KAMI DI:ABU BAKAR,FLEXI :03170384866,HP:085850224030,E-MAIL:abubakarinat@yahoo.com
Rumah:Dikontrakkan rumah Jl.ikan mungsing 8 no 67 cocok utk rmh atau kantor fasilitas telp,listrik,kmr 3 km 2 prabot opsional hub 081230171899
Lowongan:Dicari Admin Pria/Wnt Min.20Th D1 Manajemen Pglmn 1Th Jl.Ngagel Rejo Utara 30
Lowongan:CR Supervisor+Sales Udah Perna Bkrj Keras Suka Tantangan,Ulet,Tanggung Jawab Lmr Lsg Ke Pergudangan Margomulyo Permai G-03
AC:FRESH COOL:Pusatnya Service AC Cleaning3Gratis1(25rb)Freon(75rb)Bgkr+Psg(100) Terjamin+Bergaransi+Puas T.0318720699
Selengkapnya
DETIKSURABAYA.COM
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com





