Suroboyoan
- Slm bwt detikers smua dh ... atiqfitro
- Tambah Sepi... cak_roy
- Curhat... cow
- selamat pagi... bukan_janda
- selamat siang... henry9099
- selamat malam............ henry9099
Berita Lain
-
Rabu, 25/11/2009 14:04 WIB
Pilwali Surabaya 2010
Calon Walikota Independen Ikut Fit and Profer Test -
Rabu, 25/11/2009 14:04 WIB
8 Orang Pelanggar Perda Anti Rokok Diproses ke Pengadilan -
Rabu, 25/11/2009 13:51 WIB
Pemkot Minta Warga Menginternalisasi Perda Anti Rokok -
Rabu, 25/11/2009 13:25 WIB
Masih Banyak Sopir Tidak Paham Perda Anti Rokok -
Rabu, 25/11/2009 12:56 WIB
Sanksi Tidak Jelas, Penerapan Perda Anti Rokok Diacuhkan
Indeks Berita
Minggu, 11/01/2009 13:02 WIB
Diduga Sakit, Tuna Wisma Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan
Steven Lenakoly - detikSurabaya
Surabaya -
Diduga sakit, seorang kakek tanpa identitas ditemukan tidak bernyawa di pinggir jalan. Di tubuh mayat tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan.
Kakek dengan tinggi sekitar 165 cm, tubuh kurus dan rambut putih dan tipis meninggal di pinggir Jalan Mojo 3 Mawar. Mayat itu diduga belum lama meninggal karena tubuhnya masih belum membusuk.
Di sekitar tubuh tidak ditemukan identitas oleh warga sekitar pukul 05.00 WIB. Korban mengenakan kaos dan celana panjang hitam. Sehari-hari dikenal sebagai pria tunawisma dan mengais-ngais makan dari sampah.
"Dipastikan ia meninggal bukan karena dibunuh," kata Kapolsek Gubeng, AKP Dwi Eko kepada detiksurabaya.com via ponselnya, Minggu (11/1/2009).
Dwi menambahkan, polisi sudah memeriksa saksi mata yang juga menyatakan bahwa sebelum ditemukan meninggal, kakek itu terlihat tidak sehat. Hal ini karena tubuhnya gemetaran. Setelah ditemukan, polisi membawanya ke kamar mayat RSU dr Soetomo untuk diperiksa. (stv/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Diduga Sakit, Tuna Wisma Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan
Steven Lenakoly - detikSurabaya
Kakek dengan tinggi sekitar 165 cm, tubuh kurus dan rambut putih dan tipis meninggal di pinggir Jalan Mojo 3 Mawar. Mayat itu diduga belum lama meninggal karena tubuhnya masih belum membusuk.
Di sekitar tubuh tidak ditemukan identitas oleh warga sekitar pukul 05.00 WIB. Korban mengenakan kaos dan celana panjang hitam. Sehari-hari dikenal sebagai pria tunawisma dan mengais-ngais makan dari sampah.
"Dipastikan ia meninggal bukan karena dibunuh," kata Kapolsek Gubeng, AKP Dwi Eko kepada detiksurabaya.com via ponselnya, Minggu (11/1/2009).
Dwi menambahkan, polisi sudah memeriksa saksi mata yang juga menyatakan bahwa sebelum ditemukan meninggal, kakek itu terlihat tidak sehat. Hal ini karena tubuhnya gemetaran. Setelah ditemukan, polisi membawanya ke kamar mayat RSU dr Soetomo untuk diperiksa. (stv/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Ingin Dibelikan Rokok, Adimas Malah Embat Ponsel
- Kawanan Pencuri Blek Tahu Diringkus
- Ingin Punya Pacar, Mantan Satpam Nyamar Jadi Tentara
- Playgroup Tumasik Dibobol Maling
Iklan Mini
Lowongan:DCR Karyawati Dibid.Fashion Dom.Ps.Atum Krm Lmr Ps.Atum ThpI Lt1-1165T H:0315025718
DNA:DNA Genteng Besar18 03170973237newGemini/5800/6300?bks99%e90fs(35)bb8900bsbfs(32/28)n86gX2mg(37)omnia/e71gbsb(25)e51(13)n95/n81/5610/6500c/s/s8300/BB8310/BB8700
Makanan:Angela Salad Buah Istimewa dan Pastel Goreng Istimewa Buktikan T.(031)5996429/77803380
Motor:V-IXION'09 TGN.I ABU2 SPT BARU (19jt) Rungkut Kidul Raya 22 T.081330040500 nego
AC:FRESH COOL Pusatnya Service AC Cleaning3Gratis1(25rb)Freon(75rb)Bgkr+Psg(100) Terjamin+Bergaransi+Puas T.0318720699
Selengkapnya
DETIKSURABAYA.COM
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com




