Forum Surabaya
- Gath yuk...... josephkosin
- Yang Suka Ke TP ... Mampi... erwin_pikko
- Alun-alun sidoarjo... Rizky
- Royal Plaza... Rizky
- Cafe Atoz... Rizky
- Lapangan Kodam Brawijaya... delila
Berita Lain
-
Rabu, 18/11/2009 09:53 WIB
Pulang ke Rumah, Pasutri Diseruduk Truk -
Senin, 16/11/2009 16:40 WIB
Polda Gelar Sosialisasi UU Lalu Lintas -
Jumat, 13/11/2009 14:08 WIB
Arif Afandi Pilih Bekerja Daripada Harus Gegeran -
Kamis, 12/11/2009 16:18 WIB
AA Sindikasi Banjir Permintaan Atribut Kampanye Arif Afandi -
Kamis, 12/11/2009 16:08 WIB
KSAL Resmikan Kesatrian Marinir Moekijat
Indeks Berita
Selasa, 06/01/2009 16:15 WIB
Koarmatim akan Selamatkan Tanjung Awar-Awar Tuban
Pengirim: Dispenarmatim - detikSurabaya
Surabaya -
Demi menjaga Perairan Tanjung Awar-Awar, Kecamatan Jenu, Tuban, Jatim dari ranjau dan bahan peledak lainnya, Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) menggelar Latihan Penyapuan Ranjau minggu depan.
Latihan ini bertujuan meningkatkan profesionalisme prajurit matra laut, menguji kegiatan teknis dan senjata. Personel yang terlibat dalam latihan ini yakni 1 tim Satuan Pasukan Katak (Satpaska) Koarmatim, 1 tim penyelam Koarmatim, 1 tim Janhidros TNI AL, 1 tim Arsenal, 1 tim Labinsen, sebuah kapal penyapu ranjau KRI Pulau Rupat-712, Diskeskoarmatim, Dispenkoarmatim dan Lantamal V Surabaya.
Dalam persiapan latihan, semua peserta terlibat dalam proses perencanaan latihan, tactical floor game (TFG), modifikasi bom laut dan handak serta peralatan demolisi, setting peralatan precise navigation System dan Land Base Operational Command Control, prosedur demolisi dan pengamanan.
Materi latihan meliputi, pencarian dan penentuan titik ranjau dan pemasangan bouy batas, pemasangan alat deteksi dan kalibrasi alat, Pengamatan Geodetik, deteksi, demolisi, dan pelepasan alat.
Daerah latihan meliputi Pangkalan Surabaya dan Perairan Tanjung Awar-Awar, Kecamatan Jenu, Tuban. Berdasarkan atas Peta Pelayaran Internasional Dinas Hidrografi TNI-AL, di Perairan Tuban dan Lamongan diduga masih ada sejumlah ranjau laut sisa-sisa Perang Dunia II.
Ranjau yang disebar oleh Sekutu tersebut pada umumnya sudah terbenam lumpur hingga kedalaman tiga meter di bawah dasar laut. Meski sistem pemicu ranjaunya sudah tidak berfungsi, namum bahan peledak yang berada di dalamnya masih sangat berbahaya karena bahan peledak bersifat stabil dan tidak rusak oleh waktu. Jika terkena tumbukan saat pamancangan tiang untuk jembatan atau penjangkaran di laut, dapat meledak.
Dengan latihan ini, diharapkan tercapainya kerjasama antar unsure terkait dalam operasi tindakan perlawanan ranjau dan terciptanya keamanan perairan Tuban dari bahaya ranjau dan bahan peledak lainnya. (penarmatim@yahoo.com). (fat/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Koarmatim akan Selamatkan Tanjung Awar-Awar Tuban
Pengirim: Dispenarmatim - detikSurabaya
Latihan ini bertujuan meningkatkan profesionalisme prajurit matra laut, menguji kegiatan teknis dan senjata. Personel yang terlibat dalam latihan ini yakni 1 tim Satuan Pasukan Katak (Satpaska) Koarmatim, 1 tim penyelam Koarmatim, 1 tim Janhidros TNI AL, 1 tim Arsenal, 1 tim Labinsen, sebuah kapal penyapu ranjau KRI Pulau Rupat-712, Diskeskoarmatim, Dispenkoarmatim dan Lantamal V Surabaya.
Dalam persiapan latihan, semua peserta terlibat dalam proses perencanaan latihan, tactical floor game (TFG), modifikasi bom laut dan handak serta peralatan demolisi, setting peralatan precise navigation System dan Land Base Operational Command Control, prosedur demolisi dan pengamanan.
Materi latihan meliputi, pencarian dan penentuan titik ranjau dan pemasangan bouy batas, pemasangan alat deteksi dan kalibrasi alat, Pengamatan Geodetik, deteksi, demolisi, dan pelepasan alat.
Daerah latihan meliputi Pangkalan Surabaya dan Perairan Tanjung Awar-Awar, Kecamatan Jenu, Tuban. Berdasarkan atas Peta Pelayaran Internasional Dinas Hidrografi TNI-AL, di Perairan Tuban dan Lamongan diduga masih ada sejumlah ranjau laut sisa-sisa Perang Dunia II.
Ranjau yang disebar oleh Sekutu tersebut pada umumnya sudah terbenam lumpur hingga kedalaman tiga meter di bawah dasar laut. Meski sistem pemicu ranjaunya sudah tidak berfungsi, namum bahan peledak yang berada di dalamnya masih sangat berbahaya karena bahan peledak bersifat stabil dan tidak rusak oleh waktu. Jika terkena tumbukan saat pamancangan tiang untuk jembatan atau penjangkaran di laut, dapat meledak.
Dengan latihan ini, diharapkan tercapainya kerjasama antar unsure terkait dalam operasi tindakan perlawanan ranjau dan terciptanya keamanan perairan Tuban dari bahaya ranjau dan bahan peledak lainnya. (penarmatim@yahoo.com). (fat/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Sembilan KRI Lolos Lewati Medan Ranjau
- Ribuan Prajurit Koarmatim Gelar Kerja Bhakti
- Serah Terima Jabatan Danpasmar
- Koarmatim Gelar Upacara Hari Pahlawan dengan Tabur Bunga
Iklan Mini
Lowongan:DCR Karyawati Dibid.Fashion Dom.Ps.Atum Krm Lmr Ps.Atum ThpI Lt1-1165T H:0315025718
DNA:DNA Genteng Besar18 03170973237newGemini/5800/6300?bks99%e90fs(35)bb8900bsbfs(32/28)n86gX2mg(37)omnia/e71gbsb(25)e51(13)n95/n81/5610/6500c/s/s8300/BB8310/BB8700
Makanan:Angela Salad Buah Istimewa dan Pastel Goreng Istimewa Buktikan T.(031)5996429/77803380
Motor:V-IXION'09 TGN.I ABU2 SPT BARU (19jt) Rungkut Kidul Raya 22 T.081330040500 nego
AC:FRESH COOL Pusatnya Service AC Cleaning3Gratis1(25rb)Freon(75rb)Bgkr+Psg(100) Terjamin+Bergaransi+Puas T.0318720699
Selengkapnya
DETIKSURABAYA.COM
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com




