Berita Lain

Indeks Berita

Jumat, 12/12/2008 14:57 WIB
Sembilan KRI Lolos Lewati Medan Ranjau
Pengirim: Dispen Armatim - detikSurabaya



Surabaya - Konvoi 9 KRI yang tergabung dalam Latihan Pratugas Satuan Tugas Operasi (Satgasops) Perbatasan Laut berhasil melewati medan ranjau yang disebar musuh di sekitar Perairan Selat Madura dengan membentuk formasi garis tunggal, Jumat (12/12/2008).

Setelah melewati medan ranjau dan dinilai cukup aman dari bahaya ranjau, konvoi kapal perang terdiri dari KRI Abdul Halim Perdanakusuma-355, KRI Hasanudin-366, KRI Malahayati-362, KRI Nala-363, KRI Cakra-401, KRI Untung Suropati-872, KRI Hasan Basri-882, KRI Hiu-804 dan KRI Teluk Cendrawasih-533 melakukan manuver laut untuk membentuk formasi garis ganda. Setelah itu dilanjutkan dengan formasi tabir di sekitar Perairan Laut Jawa.

Selain menyelesaikan berbagai problem taktis, kesembilan kapal perang Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) juga melakukan latihan perang anti kapal permukaan dan kapal selam, perang anti serangan udara dan perang elektronika serta pertahanan udara.

Latihan yang melibatkan lebih kurang 1.091 prajurit Koarmatim tersebut sudah berlangsung sebulan dan rencananya akan ditutup Senin (15/12/2008) mendatang.

Pelajaran yang akan dikembangkan dalam latihan ini diantaranya perencanaan dan pengendalian operasi laut dengan kekuatan satuan tugas, kemampuan bekerja sama dalam peperangan laut, permukaan, udara dan darat, serta kemampuan kodal serta kerja sama taktis antara unsur.

Metode yang digunakan dalam latihan gladi lapangan meliputi latihan teknis dan pembekalan. Daerah latihan meliputi Latposko dan TFG di Puslatopsla Koarmatim, Tactical Game di Puslatlekdalsen Kobangdikal dan Latihan Manuver Lapangan (Manlap) di sekitar laut Jawa.

Tujuan digelarnya latihan ini untuk memperoleh petunjuk dan persetujuan dari komando atas agar latihan pratugas satgasops perbatasan laut dapat ditindak lanjuti.

Pangarmatim Laksda TNI Lili Supramono yang menjadi pimpinan umum latihan mengharapkan agar terwujud pengetahuan dan ketrampilan dalam tugas pengamanan wilayah laut Indonesia.

"TNI AL sebagai komponen utama pertahanan negara di laut merupakan penindak dan pencegah awal terhadap segala bentuk ancaman lewat laut. Kesiapsiagaan satuan-satuan operasional TNI AL merupakan suatu tuntutan dan kewajiban dalam menjawab permasalahan yang timbul di bidang maritim khususnya dalam merespon segala bentuk ancaman yang mungkin terjadi, meliputi kegiatan penyelundupan dan pelanggaran batas
wilayah, kegiatan illegal fishing, illegal logging, illegal minning, illegal entry, maritime terrorism dan pelanggaran-pelanggaran hukum laut lainnya," jelas Pangarmatim. (penarmatim@yahoo.com) (fat/fat)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Baca juga :

Iklan Mini

Lowongan:DCR Karyawati Dibid.Fashion Dom.Ps.Atum Krm Lmr Ps.Atum ThpI Lt1-1165T H:0315025718
DNA:DNA Genteng Besar18 03170973237newGemini/5800/6300?bks99%e90fs(35)bb8900bsbfs(32/28)n86gX2mg(37)omnia/e71gbsb(25)e51(13)n95/n81/5610/6500c/s/s8300/BB8310/BB8700
Makanan:Angela Salad Buah Istimewa dan Pastel Goreng Istimewa Buktikan T.(031)5996429/77803380
Motor:V-IXION'09 TGN.I ABU2 SPT BARU (19jt) Rungkut Kidul Raya 22 T.081330040500 nego
AC:FRESH COOL Pusatnya Service AC Cleaning3Gratis1(25rb)Freon(75rb)Bgkr+Psg(100) Terjamin+Bergaransi+Puas T.0318720699

Selengkapnya

DETIKSURABAYA.COM
Jl. Jimerto 17 A Surabaya

Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465

Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com