Suroboyoan
- Seminar International Pen... pendidikan
- Slm bwt detikers smua dh ... atiqfitro
- Tambah Sepi... cak_roy
- selamat pagi... bukan_janda
- selamat siang... henry9099
- selamat malam............ henry9099
Berita Lain
-
Rabu, 25/11/2009 17:29 WIB
Dugaan Korupsi Rp 22 Miliar
Eks Dirut PT Iglas Dijebloskan ke Rutan Medaeng -
Rabu, 25/11/2009 17:16 WIB
Embat HP PSK, Arifin Diamankan -
Rabu, 25/11/2009 16:59 WIB
Polisi Amankan 2.500 keping DVD Porno -
Rabu, 25/11/2009 16:46 WIB
Berkas Pelanggar Perda Anti Rokok Ditolak Pengadilan -
Rabu, 25/11/2009 16:37 WIB
Petugas Penegak Perda Anti Rokok Akan Dikurangi
Indeks Berita
Selasa, 09/12/2008 16:19 WIB
Awas..! Trend Diabetes Serang ABG Usia 15 Tahun
Fatichatun Nadhiroh - detikSurabaya
Surabaya -
Bagi Anak Baru Gede (ABG) yang memiliki postur tubuh subur dan gemuk, sebaiknya waspada. Pasalnya, saat ini mulai trend pasien diabetes berusia 15 tahun.
"Jika 3 tahun lalu pasien diabetes melanda kalangan muda usia di atas 25 tahun, saat ini mulai berubah. Usia 15 tahun dengan tubuh gemuk bisa mengidap diabetes," kata Ketua Panitia Scientific Program Joint Symposium Surabaya Diabetes Update XVIII (SDU XVIII), dr Sri Murtiwi SpPD-KEMD kepada wartawan di ruang Diabetes dan Nutrisi RSU dr Soetomo Surabaya, Selasa (9/12/2008).
Murtiwi menjelaskan, bila ada ABG sudah mengidap diabetes maka harus dilakukan diet ketat. ABG tersebut harus menjalani porsi makan yang dibatasi dan berat badannya harus diturunkan hingga mencapai ideal. Jika dibiarkan saja, maka kondisi ABG itu bisa mencapai diabete tipe I yang tergantung dengan insulin.
"Jika dibiarkan terus, maka ABG ini bisa mencapai diabetes tipe II yang membutuhkan obat, makanan dengan porsi dibatasi dan olah raga. Bila tetap tidak mampu diobati, maka ABG ini harus menjalani insulis," tambahnya.
Insulin ini, jelas dia, bukan hanya mampu menurunkan gula darah namun memiliki manfaat dan mempengaruhi jaringan tubuh lainnya.
Sementara jumlah pasien ABG yang mengalami diabetes dalam waktu satu bulan mencapai 2 orang. "Meski angkanya sebulan masih 2 pasien baru, lambat laun kasus ini akan semakin banyak. Apalagi saat ini banyak masyarakat yang kurang peduli dengan pola hidup dan pola makan," tegasnya.
Ahli penyakit dalam RSU dr Soetomo ini menjelaskan, bila kondisi gula darah ABG inisudah kembali normal, pihaknya menyarankan untuk tetap mengatur pola makan dan olah raga
"Jangan konsumsi makanan yang menyebabkan gula darah tinggi. Diantaranya buah-buahan rambutan dan mangga. Dan sebaliknya, jangan biarkan gula darah drop di bawah 70 mdl. Ini bisa membahayakan dan menyebabkan pasien drop," tandasnya. (fat/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Awas..! Trend Diabetes Serang ABG Usia 15 Tahun
Fatichatun Nadhiroh - detikSurabaya
"Jika 3 tahun lalu pasien diabetes melanda kalangan muda usia di atas 25 tahun, saat ini mulai berubah. Usia 15 tahun dengan tubuh gemuk bisa mengidap diabetes," kata Ketua Panitia Scientific Program Joint Symposium Surabaya Diabetes Update XVIII (SDU XVIII), dr Sri Murtiwi SpPD-KEMD kepada wartawan di ruang Diabetes dan Nutrisi RSU dr Soetomo Surabaya, Selasa (9/12/2008).
Murtiwi menjelaskan, bila ada ABG sudah mengidap diabetes maka harus dilakukan diet ketat. ABG tersebut harus menjalani porsi makan yang dibatasi dan berat badannya harus diturunkan hingga mencapai ideal. Jika dibiarkan saja, maka kondisi ABG itu bisa mencapai diabete tipe I yang tergantung dengan insulin.
"Jika dibiarkan terus, maka ABG ini bisa mencapai diabetes tipe II yang membutuhkan obat, makanan dengan porsi dibatasi dan olah raga. Bila tetap tidak mampu diobati, maka ABG ini harus menjalani insulis," tambahnya.
Insulin ini, jelas dia, bukan hanya mampu menurunkan gula darah namun memiliki manfaat dan mempengaruhi jaringan tubuh lainnya.
Sementara jumlah pasien ABG yang mengalami diabetes dalam waktu satu bulan mencapai 2 orang. "Meski angkanya sebulan masih 2 pasien baru, lambat laun kasus ini akan semakin banyak. Apalagi saat ini banyak masyarakat yang kurang peduli dengan pola hidup dan pola makan," tegasnya.
Ahli penyakit dalam RSU dr Soetomo ini menjelaskan, bila kondisi gula darah ABG inisudah kembali normal, pihaknya menyarankan untuk tetap mengatur pola makan dan olah raga
"Jangan konsumsi makanan yang menyebabkan gula darah tinggi. Diantaranya buah-buahan rambutan dan mangga. Dan sebaliknya, jangan biarkan gula darah drop di bawah 70 mdl. Ini bisa membahayakan dan menyebabkan pasien drop," tandasnya. (fat/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Memperingati Hari AIDS
Puluhan Aktivis Usung Keranda di Lokalisasi Kremil - Clark Hatch Hadir Memenuhi Keinginan Anda Hidup Sehat
- Kelainan Kompleks, Bocah Tanpa Anus Harus Dibawa ke RS
- Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Tekan Korban Meninggal
Iklan Mini
Lowongan:DCR Karyawati Dibid.Fashion Dom.Ps.Atum Krm Lmr Ps.Atum ThpI Lt1-1165T H:0315025718
DNA:DNA Genteng Besar18 03170973237newGemini/5800/6300?bks99%e90fs(35)bb8900bsbfs(32/28)n86gX2mg(37)omnia/e71gbsb(25)e51(13)n95/n81/5610/6500c/s/s8300/BB8310/BB8700
Makanan:Angela Salad Buah Istimewa dan Pastel Goreng Istimewa Buktikan T.(031)5996429/77803380
Motor:V-IXION'09 TGN.I ABU2 SPT BARU (19jt) Rungkut Kidul Raya 22 T.081330040500 nego
AC:FRESH COOL Pusatnya Service AC Cleaning3Gratis1(25rb)Freon(75rb)Bgkr+Psg(100) Terjamin+Bergaransi+Puas T.0318720699
Selengkapnya
DETIKSURABAYA.COM
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com




