Suroboyoan
- Detiker berbagi untuk Pen... wongsemprul
- ANDA MENGALAMI EJEKULASI ... kangpendi41
- Free...!!! 10 Tips Langsi... merlion
- [Khusus] Kenalan... henry9099
- selamat pagi... bukan_janda
- selamat siang... henry9099
Berita Lain
-
Selasa, 09/02/2010 20:38 WIB
Mie Instant Hasil Bajakan Diamankan -
Selasa, 09/02/2010 20:23 WIB
Pilwali Surabaya
Risma Makin Rajin 'Gerilya' di PDIP -
Selasa, 09/02/2010 17:56 WIB
Pilwali Surabaya
BM PAN Dukung Arif Afandi -
Selasa, 09/02/2010 17:45 WIB
Baksos DSC untuk Eka Putra
Dompet Amal Detikers Kumpulkan Rp 5,425 Juta -
Selasa, 09/02/2010 17:13 WIB
Sosialisasikan UU Lalin, Speaker Imbauan Dipasang di Perempatan Jalan
Indeks Berita
Rabu, 29/10/2008 15:07 WIB
Sultan: Maju Sebagai Capres Bukan Bangkitnya Feodalisme Lama
Irawulan - detikSurabaya

Dok detikcom
Surabaya -
Sri Sultan Hamengku Bowono X menolak anggapan tekatnya maju bertarung dalam Pilpres 2009 sebagai bangkitnya feodalisme lama. Sebab dirinya adalah produk setelah merdeka.
"Dilihat dari tindakan saya, saya ini produk setelah merdeka," kata Sri Sultan Hamengku Bowono X kepada wartawan sebelum memberikan kuliah umum di Auditorium Gedung C Fisip Unair, Jalan Dharmawangsa, Surbaya, Rabu (29/10/2008).
Dia juga mengungkapkan, Yogyakarta, provinsi yang dipimpinya adalah bagian dari Republik Indonesia. Ketika disinggung apakah dirinya akan dipecat dari Dewan Pembina Partai Golkar setelah deklarasi pencalonannya sebagai presiden, Sultan mengaku tidak ada aturan atau ketentuan untuk memecat dirinya.
"Tidak ada ketentuan," tandasnya.
Mengenai kendaraan yang akan dipakainya maju dalam pencalonan Presiden RI, Sultan mengaku kendaraan itu baru akan ditentukan setelah pemilu legislatif 2009 mendatang.
"Belum bicara itu. Kan baru dideklarasikan kemarin. Nanti akan timbul kristalisasi," ujarnya.
Munculnya banyak tokoh yang maju sebagai calon presiden 2009, Sultan mengaku tidak khawatir. Karena itu akan menguntungkan masyarakat untuk menentukan pilihannya.
"Saya kira tidak apa-apa terjadi kompetisi, kan yang diuntungkan masyarakat," jelasnya.
Mengenai kriteria calon wakil presiden yang akan mendampingi dirinya, Sultan menolak untuk membicarakan. "Akan terjadi persentase, koalisi atau tidak nanti akan bicara itu," kata Sultan (bdh/bdh)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Sultan: Maju Sebagai Capres Bukan Bangkitnya Feodalisme Lama
Irawulan - detikSurabaya

Dok detikcom
"Dilihat dari tindakan saya, saya ini produk setelah merdeka," kata Sri Sultan Hamengku Bowono X kepada wartawan sebelum memberikan kuliah umum di Auditorium Gedung C Fisip Unair, Jalan Dharmawangsa, Surbaya, Rabu (29/10/2008).
Dia juga mengungkapkan, Yogyakarta, provinsi yang dipimpinya adalah bagian dari Republik Indonesia. Ketika disinggung apakah dirinya akan dipecat dari Dewan Pembina Partai Golkar setelah deklarasi pencalonannya sebagai presiden, Sultan mengaku tidak ada aturan atau ketentuan untuk memecat dirinya.
"Tidak ada ketentuan," tandasnya.
Mengenai kendaraan yang akan dipakainya maju dalam pencalonan Presiden RI, Sultan mengaku kendaraan itu baru akan ditentukan setelah pemilu legislatif 2009 mendatang.
"Belum bicara itu. Kan baru dideklarasikan kemarin. Nanti akan timbul kristalisasi," ujarnya.
Munculnya banyak tokoh yang maju sebagai calon presiden 2009, Sultan mengaku tidak khawatir. Karena itu akan menguntungkan masyarakat untuk menentukan pilihannya.
"Saya kira tidak apa-apa terjadi kompetisi, kan yang diuntungkan masyarakat," jelasnya.
Mengenai kriteria calon wakil presiden yang akan mendampingi dirinya, Sultan menolak untuk membicarakan. "Akan terjadi persentase, koalisi atau tidak nanti akan bicara itu," kata Sultan (bdh/bdh)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Depkes: Satu dari Empat Warga Indonesia Kena Gangguan Jiwa
- Menkes: Gangguan Jiwa Tak Usah Tunggu Pemilu
- Tekad PKS Jadikan Jawa Sebagai Basis Pada Pemilu 2009
- Krisis Global, Golkar Batalkan Perayaan HUT ke-44
DETIKSURABAYA.COM
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com


