Berita Lain

Indeks Berita

Rabu, 08/10/2008 14:01 WIB
Gadis Cacat Digauli Paman Hingga Hamil 8 Bulan
Irwan Yulianto - detikSurabaya


Situbondo - Nasib mengenaskan menimpa Yn (15), gadis cacat mental dan mengalami kelumpuhan sejak bayi. Dia diperkosa pamannya berkali-kali hingga hamil 8 bulan. Kini anak buruh tani tersebut hanya pasrah menunggu kelahiran bayinya.

Prilaku bejat Nawari (50) sang paman, akhirnya dilaporkan pasutri Asmadun-Jumaani, orangtua korban ke Mapolres Situbondo, Rabu (8/10/2008). Sembari membopong anak tercintanya, warga Dusun Karanganyar, Desa/Kecamatan Kendit, Situbondo ini mendesak polisi untuk menghukum berat pelakunya.

“Kenapa dia (Nawari, Red) begitu teganya menggauli anak saya yang sudah lumpuh dan
tidak normal. Padahal dia itu masih keponakannya,” isak Jumaani, saat memberikan keterangan kepada polisi.

Diungkapkan Jumaani, sebagaimana pengakuan Yn, anak gadisnya yang cacat bawaan itu sudah berkali-kali digauli oleh pamannya. Awal perbuatan bejat sang paman itu terjadi beberapa bulan silam, ketika dirinya bersama Asmadun kerja menjadi buruh tani.

Kejadian tragis itu berlangsung siang hari. “Karena memang tidak ada orang di rumah, Yn tidak berdaya menerima perlakuan amoral itu. Bahkan Yn mengaku sempat diancam clurit agar tak bercerita kepada siapapun,” ungkap ibu kandung Yn sembari menyeka air matanya.

Kejadian memilukan yang menimpa Yn itu juga diakui berlangsung malam hari saat kedua orangtuanya belum pulang. Bahkan, Nawari dengan teganya membopong Yn ke gudang penggilingan padi, tak jauh dari rumah korban.

Perbuatan nista itulah yang kini membuahkan janin di perut Yn dengan usia kandungan 8 bulan. “Sekarang tinggal menghitung hari saja untuk menunggu keluarnya bayi di kandungan anak saya,” ucap Jumaani dengan logat kental Maduranya.

Hingga kini polisi masih menunggu hasil visum dan tes kehamilan korban, sebelum akhirnya meringkus Nawari, pria yang kesehariannya bekerja sebagai pencari kayu di hutan.

“Kita harus mengumpulkan bukti-bukti kuat yakni keterangan saksi dan bukti visum terlebih dahulu sebelum mencokok pelaku,” terang Kasat Reskrim Polres Situbondo AKP Sukari saat dikonfirmasi. (bdh/bdh)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar) Belum ada komentar yang masuk

Baca juga :

Iklan Mini

Lowongan:Dicari Admin Pria/Wnt Min.20Th D1 Manajemen Pglmn 1Th Jl.Ngagel Rejo Utara 30
Lowongan:CR Supervisor+Sales Udah Perna Bkrj Keras Suka Tantangan,Ulet,Tanggung Jawab Lmr Lsg Ke Pergudangan Margomulyo Permai G-03
AC:FRESH COOL:Pusatnya Service AC Cleaning3Gratis1(25rb)Freon(75rb)Bgkr+Psg(100) Terjamin+Bergaransi+Puas T.0318720699
HP:VIESTA 03181505758 3230/6681(685)5200/W200(585)6600/K320/6080/6070/2630/2865/6235/6088/2505(485)3660/3650(400)N95.8gb(21)9300i/K810/O2atom(14)ValenciaGbsb(19)5610/K630/K800(11)K790/W850/K770/U700(950)9500/9300/w830/K550/W810/W700(825)
Mobil:KARIMUN GX'04 GOLD(L)KM Rendah Sangat Istimewa Hub:03171944400

Selengkapnya

DETIKSURABAYA.COM
Jl. Jimerto 17 A Surabaya

Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465

Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com