Berita Lain

Indeks Berita

Rabu, 03/09/2008 10:44 WIB
Stres Ditinggal Istri ke Saudi, Budi Nangkring di Atas Tower
Pengirim: Irul Hamdani - detikSurabaya



Foto: Irul Hamdani
Banyuwangi - Pukul 06.00 WIB, warga sekitar jalan Yos Sudarso, Jajag, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi dikejutkan dengan keberadaan sesosok laki-laki yang nangkring di atas puncak tower BTS Telkomsel setinggi 72 meter.

Setelah diusut ternyata pria nekat itu adalah Budi Santoso (23) warga Dusun Krajan Desa Setail Kecamatan Genteng, yang beberapa waktu lalu sempat dipasung keluarganya lantaran stres setelah ditinggal Sri Astutik, istrinya menjadi TKW di Arab Saudi.

Aksi nekad Budi ini merupakan kali ke empat, sejak kejiwaannya mulai goyah pada pertengah 2006 lalu. Sebelumnya pada minggu ketiga di bulan Agustus kemarin ulah serupa pernah ia lakukan, namun bukan tower yang dipanjatnya melainkan lampu penerangan jalan yang berada di terminal lama Genteng. Bahkan saat itu Budi sempat meloncat saat melihat sebuah bis melintas di bawahnya.

Warga sekitar lokasi kejadian menuturkan, jika sehari sebelumnya Budi terlihat mondar mandir di sepanjang jalan sambil membawa potongan pipa besi sepanjang lengan orang dewasa. "Tadi malam orang stres itu minta mie ayam sama saya mas, setelah saya beri ia pergi bergitu saja," kata Juhari pedagang mie ayam di jalan raya Yos Sudarso Jajag, Rabu (3/9/2008).

Aksi pemuda berbadan kekar itu diketahui Samsul,penjaga tower sejak jam empat subuh tadi ketika orang sibuk menjalankan sahur. Di duga Budi memanjat tembok pembatas BTS berkawat duri terlebih dahulu sebelum akhirnya berhasil ke puncak tower.

"Saya keget saat mendengar suara teriakan orang yang asalnya dari atas tower, saat saya suruh turun malah sepatunya dilempar ke arah saya," jelasnya.

Akibat dari ulah Budi tersebut, arus lalulintas jalan raya dilokasi kejadian menjadi macet akibat padatnya warga serta pengendara yang menyaksikan 'pertunjukan' berbahaya itu. Petugas Polsek setempat tidak dapat berbuat banyak dan hanya bisa merayu Budi untuk turun. Namun usaha itu sia-sia karena Budi tidak menghiraukannya.

Hingga pukul 10.30 WIB, Budi masih tetap asyik berada di atas puncak tower dan sesekali terlihat menyapa warga dari atas sana. Baju Kaos berwarnah merah yang dikenakannya di copot dan dipasang di tiang penangkal petir sebagai bendara.
Pemuda yang gemar melihat wayang tersebut, juga sesekali berteriak memanggil nama istrinya.

"Sri... cepat pulang sayang," teriaknya.(irulsts@yahoo.co.id) (gik/gik)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar) Belum ada komentar yang masuk

Baca juga :

Iklan Mini

Lowongan:DCR Karyawati Dibid.Fashion Dom.Ps.Atum Krm Lmr Ps.Atum ThpI Lt1-1165T H:0315025718
DNA:DNA Genteng Besar18 03170973237newGemini/5800/6300?bks99%e90fs(35)bb8900bsbfs(32/28)n86gX2mg(37)omnia/e71gbsb(25)e51(13)n95/n81/5610/6500c/s/s8300/BB8310/BB8700
Makanan:Angela Salad Buah Istimewa dan Pastel Goreng Istimewa Buktikan T.(031)5996429/77803380
Motor:V-IXION'09 TGN.I ABU2 SPT BARU (19jt) Rungkut Kidul Raya 22 T.081330040500 nego
AC:FRESH COOL Pusatnya Service AC Cleaning3Gratis1(25rb)Freon(75rb)Bgkr+Psg(100) Terjamin+Bergaransi+Puas T.0318720699

Selengkapnya

DETIKSURABAYA.COM
Jl. Jimerto 17 A Surabaya

Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465

Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com