Forum Surabaya
- Gath yuk...... josephkosin
- Yang Suka Ke TP ... Mampi... erwin_pikko
- Alun-alun sidoarjo... Rizky
- Royal Plaza... Rizky
- Cafe Atoz... Rizky
- Lapangan Kodam Brawijaya... delila
Berita Lain
-
Senin, 16/11/2009 16:40 WIB
Polda Gelar Sosialisasi UU Lalu Lintas -
Jumat, 13/11/2009 14:08 WIB
Arif Afandi Pilih Bekerja Daripada Harus Gegeran -
Kamis, 12/11/2009 16:18 WIB
AA Sindikasi Banjir Permintaan Atribut Kampanye Arif Afandi -
Kamis, 12/11/2009 16:08 WIB
KSAL Resmikan Kesatrian Marinir Moekijat -
Rabu, 11/11/2009 12:35 WIB
Prajurit Marinir Ziarah dan Tabur Bunga ke TMP
Indeks Berita
Kamis, 28/08/2008 17:52 WIB
Stres Ditinggal Istri Jadi TKW, Budi Dipasung
Pengirim: Irul Hamdani - detikSurabaya
Banyuwangi -
Stres karena ditinggal istri jadi TKW di Arab Saudi, Budi Santoso (23) asal Dusun Krajan Desa Setail, Kecamatan Genteng, Banyuwangi dipasung keluarganya.
Pemasungan itu dilakukan keluarganya di dapur, karena Budi kerap mencoba melakukan bunuh diri. Pekan lalu, kondisi kejiwaan Budi terganggu dan mencoba terjun dari tiang lampu penerangan jalan setinggi 15 meter. Kenekatan itu dilakukan di terminal lama Desa Genteng dua kilometer dari rumahnya.
"Saya khawatir dengan keselamatan anak saya mas, takut terjadi apa-apa," tutur Rasiman, bapak korban.
Sejak mencoba bunuh diri ketiga kalinya, kini kedua kaki Budi dipasung dengan sebatang kayu berukuran besar. Rantai besi bergembok terlihat mengikat kuat pada kedua tangannya juga.
Perubahan kejiwaan Budi terlihat sejak ditinggal istrinya pertengahan 2006 lalu menjadi TKW. Padahal kala itu, kedua pasangan baru saja menikah. Apalagi keberangkatan Sri Astutik tanpa seizin Budi. Semenjak itu pula pasangan pengantin baru tersebut tidak pernah lagi berkomunikasi.
"Awalnya kerap saya jumpai Budi melamun, namun enam bulan terakhir ini kondisi kejiwaannya semakin parah," jelas Rasiman.
Upaya penyembuhan sudah dilakukan pihak keluarga, bahkan kini harta orang tua Budi ludes sebagai ganti biaya pengobatan. "Pernah saya rawat di RSJ Lawang- Malang dua kali. Pengobatan alternatif sudah tak terhitung lagi. Sampai-sampai tanah pekarangan rumah terjual," sela Kasemi ibu kandung Budi.
Sementara meski mengalami depresi hebat, namun Budi yang siang itu hanya mengenakan sarung dan sambil menghisap sebatang rokok kretek mampu mengingat dan menceritakan apa yang menjadi penyebab penderitaannya.
"Istriku memang pernah berpamitan untuk menjadi TKW atas permintaan mertuaku, namun aku menolaknya," cerita Budi.
"Aku tidak pernah mengijinkan istriku. Aku akan sembuh jika istriku dikembalikan," ulang Budi dengan nada tinggi dan terkekeh.
Budi juga sempat berujar dengan nada mengingatkan, agar PJTKI yang memberangkatkan istrinya dilaporkan ke Polisi agar dipenjara. (irulsts@yahoo.co.id)
(fat/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Stres Ditinggal Istri Jadi TKW, Budi Dipasung
Pengirim: Irul Hamdani - detikSurabaya
Pemasungan itu dilakukan keluarganya di dapur, karena Budi kerap mencoba melakukan bunuh diri. Pekan lalu, kondisi kejiwaan Budi terganggu dan mencoba terjun dari tiang lampu penerangan jalan setinggi 15 meter. Kenekatan itu dilakukan di terminal lama Desa Genteng dua kilometer dari rumahnya.
"Saya khawatir dengan keselamatan anak saya mas, takut terjadi apa-apa," tutur Rasiman, bapak korban.
Sejak mencoba bunuh diri ketiga kalinya, kini kedua kaki Budi dipasung dengan sebatang kayu berukuran besar. Rantai besi bergembok terlihat mengikat kuat pada kedua tangannya juga.
Perubahan kejiwaan Budi terlihat sejak ditinggal istrinya pertengahan 2006 lalu menjadi TKW. Padahal kala itu, kedua pasangan baru saja menikah. Apalagi keberangkatan Sri Astutik tanpa seizin Budi. Semenjak itu pula pasangan pengantin baru tersebut tidak pernah lagi berkomunikasi.
"Awalnya kerap saya jumpai Budi melamun, namun enam bulan terakhir ini kondisi kejiwaannya semakin parah," jelas Rasiman.
Upaya penyembuhan sudah dilakukan pihak keluarga, bahkan kini harta orang tua Budi ludes sebagai ganti biaya pengobatan. "Pernah saya rawat di RSJ Lawang- Malang dua kali. Pengobatan alternatif sudah tak terhitung lagi. Sampai-sampai tanah pekarangan rumah terjual," sela Kasemi ibu kandung Budi.
Sementara meski mengalami depresi hebat, namun Budi yang siang itu hanya mengenakan sarung dan sambil menghisap sebatang rokok kretek mampu mengingat dan menceritakan apa yang menjadi penyebab penderitaannya.
"Istriku memang pernah berpamitan untuk menjadi TKW atas permintaan mertuaku, namun aku menolaknya," cerita Budi.
"Aku tidak pernah mengijinkan istriku. Aku akan sembuh jika istriku dikembalikan," ulang Budi dengan nada tinggi dan terkekeh.
Budi juga sempat berujar dengan nada mengingatkan, agar PJTKI yang memberangkatkan istrinya dilaporkan ke Polisi agar dipenjara. (irulsts@yahoo.co.id)
(fat/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Iklan Mini
Pakaian Sholat:JUAL MUKENA/RUKUH(PAKAIAN SHOLAT PEREMPUAN)DENGAN MOTIF YANG TERBARU BAHAN YANG BERKUALITAS TINGGI,NYAMAN DIPAKAI,SANGAT COCOK UNTUK OLEH-OLEH HAJI,HARGA GROSIR.HUBUNGI KAMI DI:ABU BAKAR,FLEXI :03170384866,HP:085850224030,E-MAIL:abubakarinat@yahoo.com
Rumah:Dikontrakkan rumah Jl.ikan mungsing 8 no 67 cocok utk rmh atau kantor fasilitas telp,listrik,kmr 3 km 2 prabot opsional hub 081230171899
Lowongan:Dicari Admin Pria/Wnt Min.20Th D1 Manajemen Pglmn 1Th Jl.Ngagel Rejo Utara 30
Lowongan:CR Supervisor+Sales Udah Perna Bkrj Keras Suka Tantangan,Ulet,Tanggung Jawab Lmr Lsg Ke Pergudangan Margomulyo Permai G-03
AC:FRESH COOL:Pusatnya Service AC Cleaning3Gratis1(25rb)Freon(75rb)Bgkr+Psg(100) Terjamin+Bergaransi+Puas T.0318720699
Selengkapnya
DETIKSURABAYA.COM
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com



