Suroboyoan
- hefny_amany... kuduk-kuduk_bawean
- Dompet Amal Untuk Penderi... wongsemprul
- Opo sih tempat dolan sing... www.hongkonggrosir.co.nr
- [Khusus] Kenalan... henry9099
- selamat pagi... bukan_janda
- selamat siang... delila
Berita Lain
-
Sabtu, 20/03/2010 14:55 WIB
Hamil Tak Dinikahi, Dema Polisikan Kekasihnya -
Sabtu, 20/03/2010 14:15 WIB
Baksos DSC untuk Suryadi
Anak Angkat Suryadi Positif Tertular Kusta
-
Sabtu, 20/03/2010 09:49 WIB
Baksos DSC untuk Suryadi
Penderita Kusta Mengaku Bisa Tidur Nyenyak
-
Jumat, 19/03/2010 18:30 WIB
Baksos DSC untuk Suryadi
Dompet Amal Pembaca Kumpulkan Rp 8 Juta
-
Jumat, 19/03/2010 17:23 WIB
Baksos DSC untuk Suryadi
Penderita Kusta Terlantar, Tim Medis Sumenep 'Disemprot' Pemprov
Indeks Berita
Jumat, 22/08/2008 10:42 WIB
Buruh Garmen Turun Jalan Tuntut Gaji Dibayarkan
Suparno - detikSurabaya

Foto: Kiriman Roni Pambudy
Sidoarjo -
Sebanyak 1.800 buruh PT Arta Glory Buana menggelar unjuk rasa di depan perusahaannya Jalan Raya Candi Sidoarjo, Jumat (22/8/2008).
Unjuk rasa yang digelar sejak pukul 08.00 WIB itu menuntut upah para karyawan yang belum dibayarkan selama 4 bulan. Dengan rincian, untuk tahun 2007 bulan November dan Desember serta THR. Sedangkan untuk tahun 2008 gaji yang belum yakni bulan Juli dan Agustus. Bahkan untuk uang lembur, uang makan juga belum terbayar.
"Kita menuntut agar perusahaan membayar uang lembur dan uang makan. sekaligus uang gaji selama 4 bulan dan pembayaran THR yang belum dibayar tahun 2007," kata salah satu karyawan yang enggan menyebut nama kepada detiksurabaya.com saat di lokasi.
Pria yang sudah bekerja selama tiga tahun itu mengungkapkan, selama ini perusahaan garmen itu belum memberikan hak-hak karyawan. "Setiap kali gaji kita terima, selalu dipotong untuk jamsostek. Tapi uang itu tidak disetor ke kantor jamsostek. Bahkan perusahaan meminjam uang serikat pekerja sebesar Rp 30 juta hingga sekarang belum terbayarkan," tambahnya.
Karyawan yang bertempat tinggal di kawasan Desa Ngampel Sari ini mengaku, tiap karyawan mendapat Rp 1 juta untuk gaji yang belum terbayar. Total, uang yang belum diterima karyawan yakni sebesar Rp 4 juta.
Meski begitu para buruh perusahaan milik Welly Yosep ini pernah berunding. Namun hingga kini belum ada jawaban pasti dari pemilik perusahaan. Aksi ini rencananya akan dilakukan hingga pemilik perusahaan mendatangi para karyawan.
Sementara dari pantauan detiksurabaya.com arus lalu lintas terganggu. Pengunjuk rasa memakai sebagian bahu jalan. Arus lalu lintas dari Sidoarjo dan Porong terhambat. Meski begitu pihak kepolisian dari Polres Sidoarjo berjaga dan mengatur lalu lintas.
Sedangkan pengunjuk rasa terlihat membawa puluhan poster yang berbunyi,'Nggak Lucu Sudah Kerja Keras, Gaji Tidak Dibayar'. (fat/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Buruh Garmen Turun Jalan Tuntut Gaji Dibayarkan
Suparno - detikSurabaya

Foto: Kiriman Roni Pambudy
Unjuk rasa yang digelar sejak pukul 08.00 WIB itu menuntut upah para karyawan yang belum dibayarkan selama 4 bulan. Dengan rincian, untuk tahun 2007 bulan November dan Desember serta THR. Sedangkan untuk tahun 2008 gaji yang belum yakni bulan Juli dan Agustus. Bahkan untuk uang lembur, uang makan juga belum terbayar.
"Kita menuntut agar perusahaan membayar uang lembur dan uang makan. sekaligus uang gaji selama 4 bulan dan pembayaran THR yang belum dibayar tahun 2007," kata salah satu karyawan yang enggan menyebut nama kepada detiksurabaya.com saat di lokasi.
Pria yang sudah bekerja selama tiga tahun itu mengungkapkan, selama ini perusahaan garmen itu belum memberikan hak-hak karyawan. "Setiap kali gaji kita terima, selalu dipotong untuk jamsostek. Tapi uang itu tidak disetor ke kantor jamsostek. Bahkan perusahaan meminjam uang serikat pekerja sebesar Rp 30 juta hingga sekarang belum terbayarkan," tambahnya.
Karyawan yang bertempat tinggal di kawasan Desa Ngampel Sari ini mengaku, tiap karyawan mendapat Rp 1 juta untuk gaji yang belum terbayar. Total, uang yang belum diterima karyawan yakni sebesar Rp 4 juta.
Meski begitu para buruh perusahaan milik Welly Yosep ini pernah berunding. Namun hingga kini belum ada jawaban pasti dari pemilik perusahaan. Aksi ini rencananya akan dilakukan hingga pemilik perusahaan mendatangi para karyawan.
Sementara dari pantauan detiksurabaya.com arus lalu lintas terganggu. Pengunjuk rasa memakai sebagian bahu jalan. Arus lalu lintas dari Sidoarjo dan Porong terhambat. Meski begitu pihak kepolisian dari Polres Sidoarjo berjaga dan mengatur lalu lintas.
Sedangkan pengunjuk rasa terlihat membawa puluhan poster yang berbunyi,'Nggak Lucu Sudah Kerja Keras, Gaji Tidak Dibayar'. (fat/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- HUT RI ke-63, Mahasiswa Sumenep Tolak Kekerasan
- Ratusan Buruh Pembuat Gitar Mogok Kerja
- Tuntut Korupsi DAK 2005 Diusut
Puluhan Siswa & Wali Murid SDN Pakunden Datangi Balai Kota - Puluhan Petani Ngelurug Pabrik Pengeringan Tembakau
DETIKSURABAYA.COM
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com


