Berita Lain

Indeks Berita

Gaya Hidup

Rabu, 16/05/2012 09:16

Fitness Atasi Hipertensi Turunan

Gb
Tekanan darah tinggi atau yang dikenal dengan hipertensi bisa menurun dalam keluarga. Jika Anda memiliki orang tua yang mengidap penyakit ini, Anda harus pintar-pintar mengantisipasinya.

Kuliner

Selasa, 08/05/2012 12:16

Mie Ayam Rambut Setan, Dijamin Bakal Berkeringat!

Gb
Nama seram kini menjadi trend di dunia kuliner Indonesia, sebut saja misalnya Rawon setan. Di Lamongan, kini muncul kuliner lain dari yang lain yakni Mie Ayam Rambut Setan. Pedas dan jamur tiramnya terasa menggigit.

Pelajar

Rabu, 09/05/2012 13:42

Siswa SMK Racik Mesin Penggiling 4 in 1

Gb
Kabar menggembirakan datang dari generasi muda kita, Siswa Menengah Kejuruan di Surabaya. Setelah menyelesaikan UN, para anak didik ini menciptakan sebuah tugas akhir yang berbentuk mesin penggiling 4 in 1.
Blog SurabayaDaftar blog | Login

Cari Penawaran Terbaik di Sini


Parikan

Arep Mbales PariKan? Klik di Sini
Jumat, 15/08/2008 15:40 WIB

Fatwa Haram Rokok Didok, Petani Tembakau Gulung Tikar

Ryma S - detikSurabaya



Jember - Penolakan terhadap rencana MUI mengeluarkan fatwa haram rokok terus bergulir. Kini giliran petani tembakau di Kabupaten Jember menolak rencana fatwa haram itu.

Sejumlah petani di Desa Kamal Kecamatan Arjasa meluapkan kekecewaan mereka tentang rencana tersebut dengan mencabut puluhan pohon tembakau di lahan milik warga desa setempat.

Menurut salah satu warga yang juga Sekretaris Komisi Urusan Tembakau Jember (KUTJ), Abdus Setyawan, aksi tersebut sebagai bentuk kekecewaan atas rencana fatwa MUI yang nantinya akan merugikan petani tembakau itu.

"Tadi teman-teman petani berkumpul dan membahas penolakan rencana fatwa MUI itu, sebaiknya fatwa itu jangan dikeluarkan karena kami menolaknya," kata Abdus, kepada wartawan, Jumat (15/8/2008).

Abdus menambahkan, sebaiknya MUI tidak memecah belah umat dengan fatwa tersebut. "Kalau rokok sampai haram, maka akan ada 120 ribu orang di Kabupaten Jember miskin mendadak. Mereka adalah petani tembakau yang menjadi bahan utama rokok, belum lagi 50 ribu buruh di gudang tembakau." terangnya.

Lebih baik, imbuh Abdus, pemerintah merumuskan undang-undang tentang tembakau atau juga tentang pengendalian rokok tanpa harus mengharamkan rokok.

"Karena mengacu pada kitab manapun tidak ada rokok itu haram," pukasnya.

Abdus meminta, semua pihak yang pro dan anti rokok diundang bersama untuk merumuskan undang-undang yang ideal tentang pengendalian rokok, sehingga nantinya tidak merugikan salah satu kelompok. (bdh/bdh)



Share

The GREATEST mailinglist in East-Java. Informations, Entertainment, lifestyle, and others article. You named it we got it! Join now, detiksurabaya-subscribe@yahoogroups.com
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto No. 17 A Surabaya
Telp/ Fax: 031 547 4465

Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com

Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: event[at]detiksurabaya.com
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465