Suroboyoan
- Tambah Sepi... cak_roy
- Curhat... cow
- salam kenal cak..:D... angelicavoc
- selamat pagi... bukan_janda
- selamat siang... henry9099
- selamat malam............ henry9099
Berita Lain
-
Senin, 23/11/2009 14:18 WIB
Seorang Bayi di Probolinggo Lahir dengan Usus Terburai -
Senin, 23/11/2009 11:37 WIB
Praktek Aborsi Berhasil Ditekan Dinkes Sumenep -
Senin, 23/11/2009 10:23 WIB
Praktek Aborsi di Madura Dipatok Hingga Rp 25 Ribu -
Senin, 23/11/2009 10:01 WIB
Longsor di Tulungagung
Takut Jadi Korban Susulan, Puluhan Warga Pilih Mengungsi -
Senin, 23/11/2009 09:22 WIB
Marak Praktek Aborsi di Desa-desa Madura
Indeks Berita
Kamis, 14/08/2008 15:15 WIB
Terdesak Ekonomi, Dua Wanita Rampas Perhiasan Anak TK
Samsul Hadi - detikSurabaya
Kediri -
Tindakan Nuryati (27) dan Sri Utami (24), dua warga Desa Karangrejo, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri tergolong nekat. Dengan kedok mengantarkan anaknya sekolah, dua wanita muda tersebut justru melakukan penjambretan atas perhiasan yang digunakan teman-teman anaknya.
Kenekatan kedua pelaku akhirnya terungkap, setelah melakukan aksinya yang kesekian kali di TK Dharmawanita, Desa Kwadungan, Kecamatan Gampengrejo. Korban terakhir, Riska Septiana (6) memberikan perlawanan dan mengadukan apa yang menimpanya kepada orangtuanya.
"Orangtua korban dengan dibantu beberapa rekannya akhirnya meringkus kedua pelaku, dan menyerahkan kepada kami," kata Kapolsek Gampengrejo, AKP Abraham Sisik saat ditemui di ruang kerjanya di Mapolsek Gampengrejo, Kamis (14/8/2008).
Abraham menjelaskan, dalam menjalankan aksinya kedua pelaku berpura-pura menitipkan anaknya ke sebuah TK. Setelah beberapa saat, dan mengintai sejumlah korban, keduanya beraksi dengan berpura-pura mengantarkan korbannya pulang.
"Kebanyakan korbannya selalu pulang sendiri. Seperti yang terakhir, korban dibuntuti dan ketika jauh dari sekolah perhiasan yang dikenakan dirampas," jelas Abraham.
Dikatakan pula oleh Abraham, dalam pemeriksaan terungkap jika kedua pelaku ternyata telah menjalankan aksinya berulang kali. Agar tak dicurigai, korban selalu berpindah-pindah lokasi beraksi.
"Jadi setiap kali beraksi, keduanya hanya berkedok menitipkan anaknya. Tidak pernah sampai mendaftarkan untuk bersekolah. Kalau setingkat TK hal tersebut kan masih wajar," ujar Abraham.
Dari tangan kedua pelaku, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa perhiasan hasil kejahatan, yang belum sempat dijual.
Sementara disela-sela pemeriksaan petugas, Nuryati mengaku telah merencanakan setiap kali aksinya. Keduanya mengaku terpaksa melakukan kejahatan tersebut, karena terdesak himpitan ekonomi.
"Gaji suami saya tidak cukup untuk makan keluarga kami, dan saya sendiri tak memiliki keahlian untuk bisa bekerja sambilan," katanya lirih. (bdh/bdh)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Terdesak Ekonomi, Dua Wanita Rampas Perhiasan Anak TK
Samsul Hadi - detikSurabaya
Kenekatan kedua pelaku akhirnya terungkap, setelah melakukan aksinya yang kesekian kali di TK Dharmawanita, Desa Kwadungan, Kecamatan Gampengrejo. Korban terakhir, Riska Septiana (6) memberikan perlawanan dan mengadukan apa yang menimpanya kepada orangtuanya.
"Orangtua korban dengan dibantu beberapa rekannya akhirnya meringkus kedua pelaku, dan menyerahkan kepada kami," kata Kapolsek Gampengrejo, AKP Abraham Sisik saat ditemui di ruang kerjanya di Mapolsek Gampengrejo, Kamis (14/8/2008).
Abraham menjelaskan, dalam menjalankan aksinya kedua pelaku berpura-pura menitipkan anaknya ke sebuah TK. Setelah beberapa saat, dan mengintai sejumlah korban, keduanya beraksi dengan berpura-pura mengantarkan korbannya pulang.
"Kebanyakan korbannya selalu pulang sendiri. Seperti yang terakhir, korban dibuntuti dan ketika jauh dari sekolah perhiasan yang dikenakan dirampas," jelas Abraham.
Dikatakan pula oleh Abraham, dalam pemeriksaan terungkap jika kedua pelaku ternyata telah menjalankan aksinya berulang kali. Agar tak dicurigai, korban selalu berpindah-pindah lokasi beraksi.
"Jadi setiap kali beraksi, keduanya hanya berkedok menitipkan anaknya. Tidak pernah sampai mendaftarkan untuk bersekolah. Kalau setingkat TK hal tersebut kan masih wajar," ujar Abraham.
Dari tangan kedua pelaku, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa perhiasan hasil kejahatan, yang belum sempat dijual.
Sementara disela-sela pemeriksaan petugas, Nuryati mengaku telah merencanakan setiap kali aksinya. Keduanya mengaku terpaksa melakukan kejahatan tersebut, karena terdesak himpitan ekonomi.
"Gaji suami saya tidak cukup untuk makan keluarga kami, dan saya sendiri tak memiliki keahlian untuk bisa bekerja sambilan," katanya lirih. (bdh/bdh)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
- Gara-gara Rebutan Penumpang, Usus Sirep Terburai
- Rumah Juragan Emas Disatroni "Ninja", Perhiasan 7 Ons Amblas
- Tergiur Kerja di AS, Rp 25 Juta Milik Bambang Melayang
- Mobil Dosen Unair Dibobol Maling, Rp 55 Juta Amblas
Iklan Mini
Motor:GL MAX Neotex'96Lengkap Orsinil=5,6jt Nego Bratang Wetan 4/16A(081357292215)
Motor:MTR GEROBAK TERMURAH Cash/Kredit Bisa Grosir Ngagel Rejo Kidul 44 T03177852555
HP:"OC"03170232455;n97gX3mg(45)w980igbsb(17) 6500sg(1350)3660l/3650l(350/325)6600l(450)
Mobil:MANNA MOBIL KERTAJAYA 210 0315011571 H.STREAM 1.7 Manual'05(L)TgI Slv F.OrsCat
HP:Ciliwung 64 T.03170573369New100%PhilipsBat Standby 1Bulan2mp Bluetooth RadioMmc1Gb(8) PhilipsSpecialEditionDragon&Phoenix(11)tt
Selengkapnya
DETIKSURABAYA.COM
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com





