Suroboyoan
- Tambah Sepi... cak_roy
- Curhat... cow
- salam kenal cak..:D... angelicavoc
- selamat pagi... bukan_janda
- selamat siang... henry9099
- selamat malam............ henry9099
Berita Lain
-
Sabtu, 21/11/2009 17:44 WIB
Gudang Penampungan Garam Kalianget Diterjang Puting Beliung -
Sabtu, 21/11/2009 16:22 WIB
Wartawan Probolinggo Tolak Kriminalisasi Pers -
Sabtu, 21/11/2009 13:52 WIB
Rekomendasi Tim 8
Mahfud MD: Hormati Apapun Keputusan Presiden -
Sabtu, 21/11/2009 13:31 WIB
Sumenep Diguyur Hujan, Petani Garam Rugi Ratusan Juta -
Sabtu, 21/11/2009 12:47 WIB
Kabupaten Malang Rawan Teserang Penyakit Kaki Gajah
Indeks Berita
Senin, 04/08/2008 16:59 WIB
Ibu & Anak Coba Bunuh Diri dengan Berbaring di Jalan Raya
Eko Febrianto - detikSurabaya

Pasuruan -
Aksi percobaan bunuh diri yang dilakukan Sri widyawati (42) dan anaknya Mawar Indah Permatasari (6) di Jalan Raya Rejoso Pasuruan, Senin (4/8/2008) nampaknya patut dipertanyakan.
Sebab diduga Sri Widyawati juga pernah melakukan hal serupa di Jambi pada 10 Maret 2008 lalu. Modusnya pun sama persis yaitu dengan berbaring di jalan raya.
Aksi nekat Sri Widyawati hari ini dilakukannya bersama anaknya dengan duduk manis di badan Jalan Raya Rejoso, Pasuruan. Beruntung, warga yang memergoki aksi nekat itu bergegas mengamankan ibu dan anak tersebut.
"Untung ada warga, kalau tidak bisa jadi dia sudah tertabrak," kata Kapolsek Rejoso AKP Sukari saat ditemui di mapolsek. Seketika itu juga arus lalu lintas Surabaya-Bali semula lancar sedikit terganggu. Pasalnya, peristiwa itu mengundang kerumunan warga sekitarnya.
Kepada detiksurabaya.com, Kapolsek kemudian mengaku belum mengetahui latar belakang aksi nekat ibu tersebut. Pasalnya, hingga beberapa saat, yang bersangkutan belum bisa dimintai keterangan.
"Mungkin masih stres. Kita tunggu saja sampai kondisinya agak tenang," jelasnya. Ia menambahkan, dalam kesempatan itu, sejumlah barang milik korban juga ikut diamankan.
Ulah Sri Widyawati di Pasuruan ini mengingatkan kejadian serupa di Jambi. Namun di Jambi dia dipanggil sebagai Widi. Informasi yang dihimpun, ibu dan anak ini juga mencoba bunuh diri dengan cara berbaring di Jalan Pangeran Hidayat Paal V Kota Baru Jambi.
Namun aksi yang mengejutkan warga ini berhasil digagalkan anggota Polsek Jelutung. Pengakuannya kepada polisi, dia ditelantarkan oleh suaminya. Diduga depresi dan di Jambi dia tidak memiliki uang dan sanak saudara, dia pun mencoba mengakhiri hidupnya.
Dugaan jika pelaku percobaan bunuh diri ini sama setelah Sri Widyawati mengaku jika berasal dari Jambi. Setelah beberapa saat ditunggu, Sri Widayawati akhirnya buka suara. Kepada petugas di Mapolsek Rejoso Pasuruan, perempuan ini mengaku sedang stres lantaran dibuang oleh suaminya, Riyono.
"Tadinya, mereka mau ke Jember. Tapi, di tengah jalan, suaminya meninggalkannya," kata AKP Sukari kepada detiksurabaya.com.
Berdasarkan keterangan pelaku kata Sukari, semula pasangan suami-istri yang menikah sejak 2000 itu bermaksud ke Jember. Maklum, selain ke rumah suaminya, kedatangan mereka juga untuk menyaksikan Jember Fashion Carnaval (JFC) yang saat digelar di kota tersebut.
Namun, di tengah perjalanan, Riyono yang kini tak diketahui keberadaannya itu mengajaknya turun dari bus. "Kemarin (Minggu, Red) malam sampai sini," ujar Sri saat ditemui di Mapolsek. Sejenak kemudian, sebuah mobil Kijang tiba dan membawa suaminya.
Sejak saat itulah, Sri sudah kehilangan kontak dengan suaminya itu. Berikutnya, di tengah kegalauan itu, bersama anaknya Mawar Indah Permatasari, Sri akhirnya berniat mengakhiri hidupnya dengan cara menabrakkan diri ke kendaraan yang sedang
melintas.
Anehnya, polisi kesulitan untuk menguak jati diri si pelaku. Pasanya petugas tidak mendapati tanda pengenal berupa KTP atau kartu identitas yang lain.
Keterangan Sri Widyawati alias Widi ini cukup aneh. Di Jambi dia mengaku ditelantarkan suaminya, dan aksinya di Pasuruan juga beralasan yang sama. Gaya percobaan bunuh dirinya pun juga serupa. Ada apa sebenarnya? Apakah Sri ingin mencari simpati? (gik/gik)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Ibu & Anak Coba Bunuh Diri dengan Berbaring di Jalan Raya
Eko Febrianto - detikSurabaya

Sebab diduga Sri Widyawati juga pernah melakukan hal serupa di Jambi pada 10 Maret 2008 lalu. Modusnya pun sama persis yaitu dengan berbaring di jalan raya.
Aksi nekat Sri Widyawati hari ini dilakukannya bersama anaknya dengan duduk manis di badan Jalan Raya Rejoso, Pasuruan. Beruntung, warga yang memergoki aksi nekat itu bergegas mengamankan ibu dan anak tersebut.
"Untung ada warga, kalau tidak bisa jadi dia sudah tertabrak," kata Kapolsek Rejoso AKP Sukari saat ditemui di mapolsek. Seketika itu juga arus lalu lintas Surabaya-Bali semula lancar sedikit terganggu. Pasalnya, peristiwa itu mengundang kerumunan warga sekitarnya.
Kepada detiksurabaya.com, Kapolsek kemudian mengaku belum mengetahui latar belakang aksi nekat ibu tersebut. Pasalnya, hingga beberapa saat, yang bersangkutan belum bisa dimintai keterangan.
"Mungkin masih stres. Kita tunggu saja sampai kondisinya agak tenang," jelasnya. Ia menambahkan, dalam kesempatan itu, sejumlah barang milik korban juga ikut diamankan.
Ulah Sri Widyawati di Pasuruan ini mengingatkan kejadian serupa di Jambi. Namun di Jambi dia dipanggil sebagai Widi. Informasi yang dihimpun, ibu dan anak ini juga mencoba bunuh diri dengan cara berbaring di Jalan Pangeran Hidayat Paal V Kota Baru Jambi.
Namun aksi yang mengejutkan warga ini berhasil digagalkan anggota Polsek Jelutung. Pengakuannya kepada polisi, dia ditelantarkan oleh suaminya. Diduga depresi dan di Jambi dia tidak memiliki uang dan sanak saudara, dia pun mencoba mengakhiri hidupnya.
Dugaan jika pelaku percobaan bunuh diri ini sama setelah Sri Widyawati mengaku jika berasal dari Jambi. Setelah beberapa saat ditunggu, Sri Widayawati akhirnya buka suara. Kepada petugas di Mapolsek Rejoso Pasuruan, perempuan ini mengaku sedang stres lantaran dibuang oleh suaminya, Riyono.
"Tadinya, mereka mau ke Jember. Tapi, di tengah jalan, suaminya meninggalkannya," kata AKP Sukari kepada detiksurabaya.com.
Berdasarkan keterangan pelaku kata Sukari, semula pasangan suami-istri yang menikah sejak 2000 itu bermaksud ke Jember. Maklum, selain ke rumah suaminya, kedatangan mereka juga untuk menyaksikan Jember Fashion Carnaval (JFC) yang saat digelar di kota tersebut.
Namun, di tengah perjalanan, Riyono yang kini tak diketahui keberadaannya itu mengajaknya turun dari bus. "Kemarin (Minggu, Red) malam sampai sini," ujar Sri saat ditemui di Mapolsek. Sejenak kemudian, sebuah mobil Kijang tiba dan membawa suaminya.
Sejak saat itulah, Sri sudah kehilangan kontak dengan suaminya itu. Berikutnya, di tengah kegalauan itu, bersama anaknya Mawar Indah Permatasari, Sri akhirnya berniat mengakhiri hidupnya dengan cara menabrakkan diri ke kendaraan yang sedang
melintas.
Anehnya, polisi kesulitan untuk menguak jati diri si pelaku. Pasanya petugas tidak mendapati tanda pengenal berupa KTP atau kartu identitas yang lain.
Keterangan Sri Widyawati alias Widi ini cukup aneh. Di Jambi dia mengaku ditelantarkan suaminya, dan aksinya di Pasuruan juga beralasan yang sama. Gaya percobaan bunuh dirinya pun juga serupa. Ada apa sebenarnya? Apakah Sri ingin mencari simpati? (gik/gik)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Hajar Istri Muda Hingga Tewas, Sumarmi Terkena Serangan Jantung
- Ibu & Anak Tewas Minum Racun
Korban Tinggalkan Pesan Minta Dimakamkan Dalam Satu Liang - Ibu dan Anak Nekat Bunuh Diri Minum Racun
- Usai Kerokan, Tahanan Polres Banyuwangi Tewas
Iklan Mini
Lowongan:Dicari Admin Pria/Wnt Min.20Th D1 Manajemen Pglmn 1Th Jl.Ngagel Rejo Utara 30
Lowongan:CR Supervisor+Sales Udah Perna Bkrj Keras Suka Tantangan,Ulet,Tanggung Jawab Lmr Lsg Ke Pergudangan Margomulyo Permai G-03
AC:FRESH COOL:Pusatnya Service AC Cleaning3Gratis1(25rb)Freon(75rb)Bgkr+Psg(100) Terjamin+Bergaransi+Puas T.0318720699
HP:VIESTA 03181505758 3230/6681(685)5200/W200(585)6600/K320/6080/6070/2630/2865/6235/6088/2505(485)3660/3650(400)N95.8gb(21)9300i/K810/O2atom(14)ValenciaGbsb(19)5610/K630/K800(11)K790/W850/K770/U700(950)9500/9300/w830/K550/W810/W700(825)
Mobil:KARIMUN GX'04 GOLD(L)KM Rendah Sangat Istimewa Hub:03171944400
Selengkapnya
DETIKSURABAYA.COM
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com


