Suroboyoan
- Tambah Sepi... cak_roy
- Curhat... cow
- salam kenal cak..:D... angelicavoc
- selamat pagi... bukan_janda
- selamat siang... henry9099
- selamat malam............ henry9099
Berita Lain
-
Senin, 23/11/2009 11:37 WIB
Praktek Aborsi Berhasil Ditekan Dinkes Sumenep -
Senin, 23/11/2009 10:23 WIB
Praktek Aborsi di Madura Dipatok Hingga Rp 25 Ribu -
Senin, 23/11/2009 10:01 WIB
Longsor di Tulungagung
Takut Jadi Korban Susulan, Puluhan Warga Pilih Mengungsi -
Senin, 23/11/2009 09:22 WIB
Marak Praktek Aborsi di Desa-desa Madura -
Minggu, 22/11/2009 19:06 WIB
Ortu Kerap Dihina, Bocah Ingusan Bacok Teman
Indeks Berita
Sabtu, 19/07/2008 15:18 WIB
Tiga Warga Malang Tewas Usai Pesta Miras
Muhammad Aminudin - detikSurabaya

detiksurabaya/M Aminudin
Malang -
Pesta minuman keras (miras) yang menyebabkan tewas kembali terjadi. Ajang pesta miras merek Mcdonald itu menewaskan tiga warga dua hari berturut-turut.
Peristiwa itu otomatis menggegerkan warga Desa Pandanlandung, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Tiga korban tewas yakni, Riadi (54) warga desa setempat, Teguh (35) dan Sutikno (39) warga Jalan Bandulan Gang IV, Kecamatan Sukun, Malang.
Selain tiga tewas, 4 warga Desa Pandanlandung, Wagir terpaksa menjalani perawatan intensif di RS Mardi Walutjo, Jalan Nusakambang, Malang. Mereka yakni Pranoto (35), Sunarto (40) Nomo Admojo (40) dan Rofik (16).
Sedangkan korban tewas yakni Riadi sempat menjalani perawatan dan meninggal pukul 19.30 WIB, Jumat (18/7/2008) dan menyusul Teguh tewas pukul 21.00 WIB, Jumat malam. Sementara Sutikno tewas setelah menjalani perawatan medis di RSU Syaiful Anwar Malang, Kamis (17/7/2008) malam.
Sementara polisi dari Polsek Wagir dan Polres Malang belum bisa memastikan penyebab kematian korban dan meminta visum ketiga jasad korban.
"Kita masih menyelidiki dan menunggu hasil visum untuk memastikan penyebabnya," ujar Kapolres Malang AKBP Edi Sukaryo dikonfirmasi detiksurabaya.com saat dihubungi, Sabtu (19/7/2008).
Menurutnya, semua korban mengalami gangguan yang sama setelah menenggak miras seharga Rp 12 ribu per botol sebanyak 9 buah yang dicampur minuman bersoda merk coca cola. Mereka mengalami rabun pada mata serta kepala pening.
"Suami saya sama dengan yang lain mengeluh matanya rabun serta kepala pening selesai minum-minum. Setelah itu temannya Pranoto dan Sunarto juga dtaang dengan keluhan yang sama," kata Mujiati, istri Nomo Admojo ditemui detiksurabaya.com di ruang 3 kamar 57 RS Mardi Waljuto Malang.
Hal senada diungkapkan Nur Farida orang tua Rofik. Dirinya membawa anak pertamanya itu setelah mengeluh bagian kedua matanya rabun, setelah melihat kesamaan keluhan dengan tetangganya. (fat/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Tiga Warga Malang Tewas Usai Pesta Miras
Muhammad Aminudin - detikSurabaya

detiksurabaya/M Aminudin
Peristiwa itu otomatis menggegerkan warga Desa Pandanlandung, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Tiga korban tewas yakni, Riadi (54) warga desa setempat, Teguh (35) dan Sutikno (39) warga Jalan Bandulan Gang IV, Kecamatan Sukun, Malang.
Selain tiga tewas, 4 warga Desa Pandanlandung, Wagir terpaksa menjalani perawatan intensif di RS Mardi Walutjo, Jalan Nusakambang, Malang. Mereka yakni Pranoto (35), Sunarto (40) Nomo Admojo (40) dan Rofik (16).
Sedangkan korban tewas yakni Riadi sempat menjalani perawatan dan meninggal pukul 19.30 WIB, Jumat (18/7/2008) dan menyusul Teguh tewas pukul 21.00 WIB, Jumat malam. Sementara Sutikno tewas setelah menjalani perawatan medis di RSU Syaiful Anwar Malang, Kamis (17/7/2008) malam.
Sementara polisi dari Polsek Wagir dan Polres Malang belum bisa memastikan penyebab kematian korban dan meminta visum ketiga jasad korban.
"Kita masih menyelidiki dan menunggu hasil visum untuk memastikan penyebabnya," ujar Kapolres Malang AKBP Edi Sukaryo dikonfirmasi detiksurabaya.com saat dihubungi, Sabtu (19/7/2008).
Menurutnya, semua korban mengalami gangguan yang sama setelah menenggak miras seharga Rp 12 ribu per botol sebanyak 9 buah yang dicampur minuman bersoda merk coca cola. Mereka mengalami rabun pada mata serta kepala pening.
"Suami saya sama dengan yang lain mengeluh matanya rabun serta kepala pening selesai minum-minum. Setelah itu temannya Pranoto dan Sunarto juga dtaang dengan keluhan yang sama," kata Mujiati, istri Nomo Admojo ditemui detiksurabaya.com di ruang 3 kamar 57 RS Mardi Waljuto Malang.
Hal senada diungkapkan Nur Farida orang tua Rofik. Dirinya membawa anak pertamanya itu setelah mengeluh bagian kedua matanya rabun, setelah melihat kesamaan keluhan dengan tetangganya. (fat/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (1 Komentar)
Baca juga :
- Korban Tewas Diduga Pesta Seks & Miras Bertambah
- Diduga Usai Pesta Miras & Seks, 2 PSK Tewas
- Ribuan Liter Arak Jowo Dimusnahkan
- Usai Pesta Miras dengan PSK, Suryadi Meregang Nyawa
Iklan Mini
Pakaian Sholat:JUAL MUKENA/RUKUH(PAKAIAN SHOLAT PEREMPUAN)DENGAN MOTIF YANG TERBARU BAHAN YANG BERKUALITAS TINGGI,NYAMAN DIPAKAI,SANGAT COCOK UNTUK OLEH-OLEH HAJI,HARGA GROSIR.HUBUNGI KAMI DI:ABU BAKAR,FLEXI :03170384866,HP:085850224030,E-MAIL:abubakarinat@yahoo.com
Rumah:Dikontrakkan rumah Jl.ikan mungsing 8 no 67 cocok utk rmh atau kantor fasilitas telp,listrik,kmr 3 km 2 prabot opsional hub 081230171899
Lowongan:Dicari Admin Pria/Wnt Min.20Th D1 Manajemen Pglmn 1Th Jl.Ngagel Rejo Utara 30
Lowongan:CR Supervisor+Sales Udah Perna Bkrj Keras Suka Tantangan,Ulet,Tanggung Jawab Lmr Lsg Ke Pergudangan Margomulyo Permai G-03
AC:FRESH COOL:Pusatnya Service AC Cleaning3Gratis1(25rb)Freon(75rb)Bgkr+Psg(100) Terjamin+Bergaransi+Puas T.0318720699
Selengkapnya
DETIKSURABAYA.COM
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com



