Suroboyoan
- Seminar International Pen... pendidikan
- Slm bwt detikers smua dh ... atiqfitro
- Tambah Sepi... cak_roy
- selamat pagi... bukan_janda
- selamat siang... henry9099
- selamat malam............ henry9099
Berita Lain
-
Rabu, 25/11/2009 17:29 WIB
Dugaan Korupsi Rp 22 Miliar
Eks Dirut PT Iglas Dijebloskan ke Rutan Medaeng -
Rabu, 25/11/2009 17:16 WIB
Embat HP PSK, Arifin Diamankan -
Rabu, 25/11/2009 16:59 WIB
Polisi Amankan 2.500 keping DVD Porno -
Rabu, 25/11/2009 16:46 WIB
Berkas Pelanggar Perda Anti Rokok Ditolak Pengadilan -
Rabu, 25/11/2009 16:37 WIB
Petugas Penegak Perda Anti Rokok Akan Dikurangi
Indeks Berita
Rabu, 16/07/2008 17:58 WIB
Jelang Eksekusi
Anak Sumiarsih Gelar Doa Bersama di Medaeng
Zainal Effendi - detikSurabaya
Surabaya -
Anak terpidana mati Sumiarsih, Rusmawati mengunjungi ibunya di Rutan Klas I Medaeng. Rusmawati yang datang bersama dengan pendeta Andreas serta belasan orang jamaah umat kristiani datang ke Rutan sekitar pukul 16.20 WIB dengan menumpang mobil Avanza hitam L 1516 GY.
Maksud kedatangan mereka ke Rutan Medaeng juga melakukan perjamuan kudus serta doa bersama. Sebelum masuk ke rutan, petugas penjaga Rutan Medaeng bertindak selektif dan teliti agar tidak ingin kecolongan. Dengan cara menggeledah satu per satu Rusmawati dan jamaah yang akan melakukan perjamuan kudus.
Saat menunggu giliran masuk ke Rutan, Rusmawati berdiri di depan pintu masuk utama Rutan Medaeng dan dikerubungi wartawan. Meski para wartawan menyampaikan beberapa pertanyaan, Rusmawati bungkam tidak menjawab pertanyaan sedikit pun.
Tak lama kemudian, empat orang lagi masuk ke Rutan. Salah satunya pendeta Jhonatan Gee.
Namun satu dari empat orang tersebut ditolak oleh petugas. Karena namanya tidak terdaftar di dalam surat izin menjenguk yang dikeluarkan oleh Kejaksaan Negeri Surabaya.
Salah satu petugas Rutan Medaeng yang enggan disebutkan namanya mengaku, orang yang berada di dalam rutan untuk mengunjungi Sumiarsih diperkirakan sekitar sekitar 15 orang.
"Kalau tidak salah di dalam sudah ada sekitar 15 orang termasuk pendeta Andreas dan anaknya Sumiarsih. Kabarnya mereka akan melakukan doa bersama," katanya kepada detiksurabaya.com dan mewanti-wanti namanya tidak disebutkan.
Sementara itu para pemburu berita dari media cetak dan elektronik masih setia menunggu di depan pintu masuk Rutan Medaeng. Bahkan mereka tampak kompak saat ada orang yang akan masuk ke dalam langsung mengerubunginya. (roi/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Jelang Eksekusi
Anak Sumiarsih Gelar Doa Bersama di Medaeng
Zainal Effendi - detikSurabaya
Maksud kedatangan mereka ke Rutan Medaeng juga melakukan perjamuan kudus serta doa bersama. Sebelum masuk ke rutan, petugas penjaga Rutan Medaeng bertindak selektif dan teliti agar tidak ingin kecolongan. Dengan cara menggeledah satu per satu Rusmawati dan jamaah yang akan melakukan perjamuan kudus.
Saat menunggu giliran masuk ke Rutan, Rusmawati berdiri di depan pintu masuk utama Rutan Medaeng dan dikerubungi wartawan. Meski para wartawan menyampaikan beberapa pertanyaan, Rusmawati bungkam tidak menjawab pertanyaan sedikit pun.
Tak lama kemudian, empat orang lagi masuk ke Rutan. Salah satunya pendeta Jhonatan Gee.
Namun satu dari empat orang tersebut ditolak oleh petugas. Karena namanya tidak terdaftar di dalam surat izin menjenguk yang dikeluarkan oleh Kejaksaan Negeri Surabaya.
Salah satu petugas Rutan Medaeng yang enggan disebutkan namanya mengaku, orang yang berada di dalam rutan untuk mengunjungi Sumiarsih diperkirakan sekitar sekitar 15 orang.
"Kalau tidak salah di dalam sudah ada sekitar 15 orang termasuk pendeta Andreas dan anaknya Sumiarsih. Kabarnya mereka akan melakukan doa bersama," katanya kepada detiksurabaya.com dan mewanti-wanti namanya tidak disebutkan.
Sementara itu para pemburu berita dari media cetak dan elektronik masih setia menunggu di depan pintu masuk Rutan Medaeng. Bahkan mereka tampak kompak saat ada orang yang akan masuk ke dalam langsung mengerubunginya. (roi/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Surat Izin Besuk Turun, Anak Sumiarsih Langsung Ke Medaeng
- Jelang Eksekusi
Pertemuan Dua Terpidana Mati Diwarnai Tangis Haru - Sugeng Sempat Tolak Tandatangani Surat Eksekusi
- Sumiarsih dan Sugeng Akan Dieksekusi Jumat Dini Hari
Iklan Mini
Lowongan:DCR Karyawati Dibid.Fashion Dom.Ps.Atum Krm Lmr Ps.Atum ThpI Lt1-1165T H:0315025718
DNA:DNA Genteng Besar18 03170973237newGemini/5800/6300?bks99%e90fs(35)bb8900bsbfs(32/28)n86gX2mg(37)omnia/e71gbsb(25)e51(13)n95/n81/5610/6500c/s/s8300/BB8310/BB8700
Makanan:Angela Salad Buah Istimewa dan Pastel Goreng Istimewa Buktikan T.(031)5996429/77803380
Motor:V-IXION'09 TGN.I ABU2 SPT BARU (19jt) Rungkut Kidul Raya 22 T.081330040500 nego
AC:FRESH COOL Pusatnya Service AC Cleaning3Gratis1(25rb)Freon(75rb)Bgkr+Psg(100) Terjamin+Bergaransi+Puas T.0318720699
Selengkapnya
DETIKSURABAYA.COM
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com




