Berita Sebelumnya
-
Rabu, 25/11/2009 14:58 WIB
Pemkot Bongkar Bangunan yang Berdiri di Brandgang -
Rabu, 25/11/2009 14:04 WIB
Pilwali Surabaya 2010
Calon Walikota Independen Ikut Fit and Profer Test -
Rabu, 25/11/2009 14:04 WIB
8 Orang Pelanggar Perda Anti Rokok Diproses ke Pengadilan
Senin, 20/10/2008 08:40 WIB
Fenomena Matahari Tepat di Equator Picu Hawa Lebih Panas
Steven Lenakoly - detikSurabaya
Surabaya - BMG Juanda Surabaya mengaku cuaca panas dengan posisi matahari tegak lurus hari ini merupakan salah satu fenomena alam. Fenomena terjadi saat matahari berada di atas garis equator. ( wln / fat )
1
Fenomena Matahari Tepat di Equator Picu Hawa Lebih Panas
Steven Lenakoly - detikSurabaya
Surabaya - BMG Juanda Surabaya mengaku cuaca panas dengan posisi matahari tegak lurus hari ini merupakan salah satu fenomena alam. Fenomena terjadi saat matahari berada di atas garis equator. ( wln / fat )
Komentar terkini (11 Komentar)
HAMBA,
Api anak Adam yang biasa dipakai untuk memasak adalah bagian dari tujuh puluh bagian api neraka. (Artinya, panas di neraka 70 kali lipat panas api di dunia). (HR. Bukhari) 

Ujang,
Yang di Surabaya aja merasakan panas yang demikian terik, apalagi yang tinggal di Kalimantan ini. Posisi di 2 derajat lintang utara. Paling menyengat adalah antara jam 14 - 15 Waktu Indonesia Tengah. Panasnya minta ampun kulit seperti terbakar rasanya dan sebentar jadi hitam. Terpaksa banyak yang memakai kaus tangan dan baju lengan panjang bagi yang bersepeda motor. 

Hendra,
matahari hari ini ada di 10derajat dan 26 menit lintang selatan. sedangkan surbaya letaknya di sekitar 7derajat 11 menit lintang selatan. jadi tidak benar kalau hari ini matahari tepat tegak lurus diatas Surabaya.
Matahari tepat lurus di atas surabaya adalah tanggal 11oct2008 jam 11:16siang, tapi itupun tidak tegak lurus 90derajat, tapi 89.9derajat. 

Oedil,
Masa sekali setahun sih???
Fenomena ini terjadi tepatnya 2 kali dalam setahun karena pergerakan semu Matahari.
Bulan Maret matahari akan ada di belahan daerah Katulistiwa, bulan Juni matahari akan berada di belahan Utara Bumi sehingga disana terjadi Musim Panas dan di belahan Selatan Musim Dingin, Bulan September matahari akan kembali berada di khatulistiwa, dan Bulan Desember akan berada di belahan Selatan.
Jadi kita yang berada di Khatulistiwa akan dilewati pergerakan semu Matahari tersebut 2 kali dalam setahun. 

Oedil,
Masa sekali setahun sih???
Fenomena ini terjadi tepatnya 2 kali dalam setahun karena pergerakan semu Matahari.
Bulan Maret matahari akan ada di belahan daerah Katulistiwa, bulan Juni matahari akan berada di belahan Utara Bumi sehingga disana terjadi Musim Panas dan di belahan Selatan Musim Dingin, Bulan September matahari akan kembali berada di khatulistiwa, dan Bulan Desember akan berada di belahan Selatan.
Jadi kita yang berada di Khatulistiwa akan dilewati pergerakan semu Matahari tersebut 2 kali dalam setahun. 

Oedil,
Masa sekali setahun sih???
Fenomena ini terjadi tepatnya 2 kali dalam setahun karena pergerakan semu Matahari.
Bulan Maret matahari akan ada di belahan daerah Katulistiwa, bulan Juni matahari akan berada di belahan Utara Bumi sehingga disana terjadi Musim Panas dan di belahan Selatan Musim Dingin, Bulan September matahari akan kembali berada di khatulistiwa, dan Bulan Desember akan berada di belahan Selatan.
Jadi kita yang berada di Khatulistiwa akan dilewati pergerakan semu Matahari tersebut 2 kali dalam setahun. 

Oedil,
Masa sekali setahun sih???
Fenomena ini terjadi tepatnya 2 kali dalam setahun karena pergerakan semu Matahari.
Bulan Maret matahari akan ada di belahan daerah Katulistiwa, bulan Juni matahari akan berada di belahan Utara Bumi sehingga disana terjadi Musim Panas dan di belahan Selatan Musim Dingin, Bulan September matahari akan kembali berada di khatulistiwa, dan Bulan Desember akan berada di belahan Selatan.
Jadi kita yang berada di Khatulistiwa akan dilewati pergerakan semu Matahari tersebut 2 kali dalam setahun. 

Oedil,
Masa sekali setahun sih???
Fenomena ini terjadi tepatnya 2 kali dalam setahun karena pergerakan semu Matahari.
Bulan Maret matahari akan ada di belahan daerah Katulistiwa, bulan Juni matahari akan berada di belahan Utara Bumi sehingga disana terjadi Musim Panas dan di belahan Selatan Musim Dingin, Bulan September matahari akan kembali berada di khatulistiwa, dan Bulan Desember akan berada di belahan Selatan.
Jadi kita yang berada di Khatulistiwa akan dilewati pergerakan semu Matahari tersebut 2 kali dalam setahun. 

Oedil,
Masa sekali setahun sih???
Fenomena ini terjadi tepatnya 2 kali dalam setahun karena pergerakan semu Matahari.
Bulan Maret matahari akan ada di belahan daerah Katulistiwa, bulan Juni matahari akan berada di belahan Utara Bumi sehingga disana terjadi Musim Panas dan di belahan Selatan Musim Dingin, Bulan September matahari akan kembali berada di khatulistiwa, dan Bulan Desember akan berada di belahan Selatan.
Jadi kita yang berada di Khatulistiwa akan dilewati pergerakan semu Matahari tersebut 2 kali dalam setahun. 

RnD,
burnin like hell >< 

Baca juga:




