Berita Sebelumnya
-
Sabtu, 07/11/2009 13:35 WIB
Jelang Pilwali Surabaya, Para Kandidat Mulai Unjuk Diri -
Sabtu, 07/11/2009 11:06 WIB
HTI Tuntut Pemberantasan Korupsi -
Sabtu, 07/11/2009 10:12 WIB
Antisipasi Banjir, Pemprov Siapkan Rp 5 Miliar
Minggu, 07/09/2008 16:08 WIB
Gendam Kasir Toko, WNA Turki Nyaris Dimassa
Irwan Yulianto - detikSurabaya
Situbondo - Kejahatan bermodus gendam kembali marak. Pelaku beraksi di Situbondo ini berhasil dibekuk. Sayang polisi kesulitan berkomunikasi karena pelaku warga negara Turki.
( fat / fat )
1
Gendam Kasir Toko, WNA Turki Nyaris Dimassa
Irwan Yulianto - detikSurabaya
Situbondo - Kejahatan bermodus gendam kembali marak. Pelaku beraksi di Situbondo ini berhasil dibekuk. Sayang polisi kesulitan berkomunikasi karena pelaku warga negara Turki.
( fat / fat )
Komentar terkini (7 Komentar)
wahyu sayang ila,
wah.....di JAKARTA SERING BANGET CAK....!!! PURA2 NUKER DUIT....TAU NYA HIPNOTIZ...!! KEBANYAKAN ORANG TURKI....PELAKU NYA.... 

randy,
nih berita lainnya .
Three Turks nationals detained for robbery
The Jakarta Post , Jakarta | Sat, 09/10/2005 8:58 AM | Jakarta
Abdul Khalik, The Jakarta Post, Jakarta
Three Turkish nationals are being questioned by the police in connection with a money changer robbery on Jl. Gunung Sahari in Central Jakarta on Tuesday.
Central Jakarta Police chief Sr. Comr. Sukrawardi Dahlan said on Friday that police were questioning the suspects, identified as Osman Yildirim, 40, Yalcin Ocer, 63, and Ongan alias Guven, 37, to find out whether they were members of an organized gang or if they just ran out of money and decided to rob a money changer.
""We are detaining them to find out their motive and whether they have accomplices. We also want to know how often they conduct similar crimes,"" Sukrawardi told The Jakarta Post.
Sukrawardi added that they would complete the case files of the three suspects and submit them to prosecutors as soon as possible.
The three suspects, who hail from Istanbul, arrived by car at a money changer belonging to T. Indra Junaedi, 34, on Jl. Gunung Sahari on Tuesday afternoon.
Yildirim and Ocer entered the premises and asked to change U.S. dollar bills to rupiah. Ongan waited in the car.
An employee, identified as 28-year-old Dina Melyana, welcomed them.
While Dina was serving Yildirim, who held a US$100 bill in his hand, Ocer grabbed a pile of U.S. dollar bills from Dinas desk.
When Dina tried to grab back the bills, the money was dropped and fell to the floor.
""After several minutes of pull and push between Dina and Ocer, the money was dropped. The Turks then ran outside and fled in their car, which had been waiting,"" Sukrawardi said.
Realizing that the Turks had taken some of the money, Dina screamed for help, at which locals gave chase.
A patrol car passing the money changer, with the help of people in the vicinity, chased after the Turks car.
The three suspects were apprehended after a brief chase and were taken to the police station.
Caught robbers and thieves are often been beaten to death by mobs.
Sukrawardi said the three suspects would be charged under articles 362 and 363 of the Criminal Code, which carry a maximum punishment of seven years imprisonment. 

sagiran,
kepada ahli2 agama, coba diselidiki siapa guru hipnotis tsb. krn selama ini gendam memang meresahkan. itu terjadi bkn di jawa atau di indonesia bahkan di luar negeripun sama, tapi pelaku kebanyakan org indonesia, sedang mangsanyapun kebanyakan indonesia. jadi sebaiknya siapa yg bisa nangkep sebaiknya di DORRRR ato DIBAKAR HIDUP2. sebab sampai sekarang akupun dendam sama PENGGENDAM. Tapi anehnya kenapa beraninya sama perempuan saja ! wahai pak polisi ato ahli agama coba pikirkan kejadian ini. 

jk,
salah satunya gendam nyi pelet..............:p 

agiagi,
Gendam saudaranya gendang sama2 ditepuk, bhs kerennya hipnotis.
Gendam adalah suatu ilmu ghaib yang dapat mempengaruhi alam bawah sadar manusia menggunakan kekuatan energi batin spiritual / metafisika seseorang, sehingga orang yang terkena ilmu gendam seperti kena sihir seketika itu juga korban akan menuruti apa saja keinginan si pemilik ilmu gendam, sebenarnya ilmu gendam merupakan warisan budaya leluhur jawa yang pada awalnya digunakan untuk pengobatan atau untuk mempengaruhi seseorang untuk berbuat kebaikan. Tapi dijaman sekarang ini ilmu gendam lebih cenderung disalah gunakan untuk kejahatan atau untuk yang bersifat merugikan orang lain. 

pro emier,
Situbondo - Kejahatan bermodus gendam alias hipnotis kembali marak. 

emier,
Maaf, cuma mau tanya, "gendam" itu apa ya? 

Baca juga:


